119 PKWT Dikerahkan Urai Kemacetan di Jaktim
Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Sudinhubtrans) Jakarta Timur setiap harinya mengerahkan 119 pegawai kontrak waktu tertentu (PKWT) untuk mengurai kemacetan lalu lintas.
Ada 119 tenaga PKWT baru yang ditugaskan di lapangan. Jumlah ini untuk menambah kekuatan dari 105 petugas sebelumnya
"Ada 119 tenaga PKWT baru yang ditugaskan di lapangan. Jumlah ini untuk menambah kekuatan dari 105 petugas sebelumnya," kata Bernad Octavianus Pasaribu, Kasudin Perhubungan dan Transportasi Jakarta Timur, Rabu (6/4).
Bernad mengatakan, jumlah tersebut terdiri dari 97 orang umum, dan 22 orang lainnya merupakan lulusan dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD).
Dishubtrans DKI Terima 943 PKWTMenurut Bernad, para PKWT ditempatkan di titik-titik rawan kemacetan yang ada di Jakarta Timur. "Mereka kita tempatkan di titik rawan kemacetan. Ada sekitar 17 titik," ucapnya.
Ke 17 titik pengaturan lalu lintas oleh PKWT itu adalah di depan Masjid Al-Azhar Cakung, Tarakanita, Lab School Rawamangun, Global School Condet, perempatan Waduk Ria Rio, Prumpung. Kemudian di depan Terminal Kampung Rambutan, Pulogadung, Kampung Melayu.
Selain itu kawasan Jalan Pramuka, perempatan PGC, Pasar Induk Kramat Jati, perempatan Pasarrebo, Pondok Kopi, Buaran dan kawasan UKI Cawang. Kendati demikian, mereka juga bisa dipindahkan ke lokasi lain saat terjadi kemacetan lalu lintas. Seperti di perempatan Garuda Jalan Raya Pondok Gede, perempatan Tamini Square dan titik rawan lainnya.